Pagi Ini Dompet Memberiku Pelajaran
Tanpa kita sadari, hal-hal kecil dan terlihat biasa ternyata bisa membuat kita merenung. Pagi ini dompet hitam semi kulit tak bermerk yang saya beli seharga lima ribu dipinggir jalan beberapa tahun yang lalu memberi saya sebuah pelajaran. Yupz, sebuah dompet.
Saya terbiasa untuk menyimpan sesuatu yang dibutuhkan pada tempat yang selalu dibawa dengan tujuan agar ketika diperlukan tak jauh mencari dan tak ada resiko tertinggal. Mungkin ini juga bisa dijadikan tips (hm.. udah kayak acara masak aja neh) untuk yang selalu membawa uang sedikit –saya tidak pernah mengatakan tidak punya uang karena bisa menumbuhkan rasa pesimis dalam diri- dalam dompetnya. Oke, mari kita bongkar isi si hitam-semi-kulit-tak-bermerk ini:
- Mantan tiket Primajasa Bandung-Bekasi
- Sebuah foto diri berpose agak manis
- ATM debit Mandiri
- SIM
- STNK yang November ini harus diperpanjang
- Kartu nama Ta*fik Abriansyah (lupa klo ini siapa ya?)
- Kuitansi pembayaran HP Esia
- Kartu nama Nur**n S, Produser dan pencipta lagu
- Kertas lusuh berisi nomor telp (pantes phone book HP kosong)
- Kuitansi HP CDMA V300 lengkap dengan hands free
- Catatan doa-doa pendek sesudah shalat
- Alamat salah satu villa di Ciwidey
- KTP dan fotokopinya
- Pas photo
- Tanda bukti transaksi ATM
- Tanda bukti transaksi ATM
- Tanda bukti transaksi ATM
- Dan tak sepeserpun uang di pagi ini
Pelajaran pagi ininya mana Pak?
Sabar, begini ceritanya. Pagi ini saya mengeluarkan semua isi di dompet untuk mengambil pas photo yang kebetulan ada di bagian dalam. Setelah memastikan bahwa itu benar pas photo milik saya, semua benda di atas saya coba masukkan sekaligus ke dalam dompet, dan ya Anda benar, tidak berhasil. Padahal sebelum dikeluarkan, semua isi itu bisa dengan nyaman berada di dalam. Karena tidak ingin dompet lima ribu itu hancur berkeping-keping, akhirnya saya coba untuk memasukkan satu persatu dan tentu saja berhasil.
Apa yang sudah saya lalui dalam hidup seketika saja terangkum pada peristiwa kecil itu. Terkadang kita selalu ingin meraih hasil maksimal tanpa terlalu memikirkan sesuatu yang disebut proses. Padahal proses itulah yang sebenarnya membentuk seseorang menjadi pribadi yang lebih baik. Saat di bangku sekolah, saya lebih nyaman belajar dengan sistem kebut semalam dan berhasil dengan nilai bagus untuk standar saya pada waktu itu, mencoba menjejalkan ilmu yang dipelajari selama satu semester dalam waktu semalam. Namun hasilnya sangat sedikit ilmu yang bisa saya kenang sampai saat ini. Sebelum tahu untuk menghasilkan sebutir beras itu perlu kerja keras, saya tidak pernah merasa bersalah untuk membuang sisa nasi yang padahal saya sendiri yang mengambilnya dengan penuh nafsu memenuhi piring.
Dan satu hal lagi, peristiwa di pagi ini membuat saya sadar, saat menghadapi sebuah kegagalan saya hanya harus berpikir ulang mengenai penyebabnya. Apa karena saya kurang berusaha mendorong atau memang tujuan yang ingin dicapai terlalu besar. Jika jawabannya adalah yang kedua berarti saya harus mulai mencoba meraih tujuan itu sedikit demi sedikit, satu demi satu, dan proses demi proses.
Just like the old says
“Sesuatu yang naik dengan cepat akan mengalami turun dengan cepat pula dan sesuatu yang diraih dengan kerja keras niscaya mampu bertahan lebih lama dari yang kita sadari…”




pertamax..
setujuu!! like my signature before.. “from small to bigger, it’s life”..
so my nick is scratchz (something small which wana be bigger and bigger)..
nice post…
terima kasih atas pencerahannya…
terima kasih, eyang guru….atas wejangannya…..
“from small to bigger, it’s life”..
no! no! no…
“from zero to hero!”
Panda dapat ilmu baru nih
memang,mana ada keberhasilan dalam waktu singkat
setuju ” from zero to hero” hehehe..
sekeras apapun kalo kitanya suka/fun menjalaninya, bisa jadi itu hal biasa..tapi, kerja 5 menit kalo kita nggak suka, bisa jadi itu kerja keras…hehehe.. nggak tau kata siapa itu teh..hehehe..
“memastikan itu benar pas photo milik saya”
berarti ada seribusatu foto dlm dompet itu ya… foto sapa aja (mau tau aja)….
Artikelnya bagus, Pantas tuk direnungka
mantaf bro….. setuju abis…..
kip paikting ah…. (baca: keep fighting)
Hikmah yang bagus yang bisa kita petik,
memang harus bertahap agar bisa sukses yang sempurna.
salam sukses
dari Petani Intenet Indonesia
sumintar.com
from zero to mono…
yasp, bener banget, pak rully. sukses akan lebih bermakna jika diraih melalui proses dan kerja keras. sayangnya, saat ini tak sedikit orang yang suka meraih sukses secara “mie” instant.
Nice post!
Tak disangka ternyata sebuah dompet lusuh bisa memberikan pelajaran yang begitu besar ya di mata Rully ini.
pelajaran yang sangat berharga bos, salam kenal
gud writing..
wejangan yang bagus nih apalagi banyak mahasiswa yang sistem SKS *kebut semalam*
I agree with U
Kesuksesan memang lebih bermakna & bakal lebih dikenang jika diraih dengan kerja keras
always begin from zero…
@donapiscesika


“from zero to mono” maksudnya apa ya?
@Sawali Tuhuseka
wahhh jangan dipanggil Bapak dunks.. berasa tua
@all
Salam kenal buat yg belum kenal…
ijin link di blogroll ya.
Kayaknya ada sesuatu yang ga disebutin deh isi dompetnya…. Fotoku ko ga dicantumin say???
EHHEHEEH
wuaahhh eyang ini lagi-lagi memberikan petuah berguna
Yup, semua ada masa dan tahapan untuk meraih apa yang diinginkan. Wah berasa banget ni sharenya
@Nias Zalukhu…
ssSstTtt… itu rahasia kita berdua aja ya say ntar bahaya lagi klo infotainment tau
@senny
iya cu… sebelum eyang mati eyang mau cucu jadi orang yg bener ga kaya sekarang
makasih Kang Ihwan..
Klo menurut sayah, sesuatu yang cepat naik akan cepat jatuh sih gakpapa, asal cepat bangkit aja.
*curhat*
hummm hummmm… itu dompet apa kantong doraemon ya..??
kek dompet aku… apa2 masuk…
Ya..
pelajaran berharga untuk tetap hidup!!
karena manusia memang hidup untuk berjuang hidup
itulah kenapa saya nggak suka pantat lelaki. Pantatnya itu tebal karena dompetnya itu berisi catatan gak karuan.
Bandingkan dengan pantat peyempuan…apa pernah mereka menyimpan bon di dompet dan di simpan dipantat? *kidding bro*
Nyolong point nomor 2
- Sebuah foto diri berpose agak manis
coba make over…siapa tahu bisa ngedatengin duwit!!
setuju kalimat terakhiiiir!!! ^:)^
Wah, klo ada doa-doa pendek brati harus ditinggal di luar setiap kali masuk kamar mandi dong.
Anyway,
“Setelah memastikan bahwa itu benar pas photo milik saya,”
tampaknya ada foto milik orang lain nih
Aa abdi oge prnh kaleungitan dompet.. but God is Good, 2 hr kemudian ad seorang yg tlpn, nemuin 2h dompet n bc krt namaku!! isinya: ktp, sim, stnk, krt nama, duit 10rb
, foto sy, atm, k.kredit bri, anz, dll
geulis deui aa mojang bandung. ha..ha..ha
trnyt msh ada orang ju2r ya aa?
tp anu paling nyieun abdi bungah nu mulangkeun eta dompet is a woman
tp saking bungahna abdi hilaf nanyakeun no.hape!!
Pokokna give thank to God & that woman
aa ijin pasang blogmu di blogroll abdi!!
Duuls,ntar lihatin dompetku ya’, ada pelajaran apa yg bisa diambil. Dompetku kan 75rb tuh harganya, jadi harusnya ilmunya 15 kali lebih banyak dr dompetmu, xixixix…
Bagi yg dompetnya pengen dibaca apa hikmahnya, silakan ketik “Dompet [spasi] Hikmah [spasi] isi dompet” kirim ke toko besi terdekat,hehehe…
NB : Ati-ati, bawa dompet tebel bisa bikin kanker Pantat, jadi waspadalah waspadalah, hahahaha….
@sigit, king puppetz
setujuuuu
@Pakde
wakkak.. wah Pakde belum tau ya?? saya kan dan jadi model Pakde.. model blog di sini
@Akhmad Guntar
sTTttt.. jangan bilang2 ya Kang..
@luck13y
hm.. bener2 lucky brarti
@abah
dudulLLLL!!!